Kegempaan
Workshop Seismology and Mathematical Geophysics yang dilangsungkan di VIP gedung AAC Dayan Dawood pada pagi tadi mengangkat tema kegempaan yang dibawakan langsung oleh para ahlinya yaitu:
  • Prof. Phil Cummins dari Australian National University 
  • Dr. Irwan Meilano dari Institut Teknologi Bandung 
  • Dr. Nazli Ismail dari Universitas Syiah Kuala.
Adapun yang menjadi moderator pada workshop ini  adalah Dekan Fakultas Teknik Pak Mirza Irwansyah, dan para pesertanya berasal dari Teknik Geofisika, Fisika FMIPA, dan instansi-instansi yang  bergerak di bidang penelitian dan pengembangan yang bertempat di Banda Aceh. 

Prof. Phil Cummins dalam presentasinya memaparkan mengenai bencana gempa dan tsunami yang melanda Tohoku Jepang pada 2011 lalu. Dalam presentasinya beliau memprediksikan bahwa akan terjadi bencana serupa yang akan melanda pulau Jawa. Hal ini didasarkan pada penelitiannya mengenai struktur geologi pada kedua tempat tersebut, yang dimana dalam penelitiannya tersebut beliau menemukan beberapa kesamaan antara struktur geologi di Tohoku dan di pulau Jawa, yaitu diantaranya adalah zona subduksinya.

Dr. Irwan Meilano dalam presentasinya memaparkan tentang penelitiannya dalam mencari sumber gempa. "kita adalah negara seismic hotspot, tetapi pengetahuan kita tentang gempa sangatlah minim, namun dilain sisi pembangunan tidak dapat bendung" kata Dr. Irwan Meilano. Dengan mendefinisikan sumber gempanya, kita dapat memprediksikan pengulangan dari gempa tersebut dimasa depan

Lain Prof. Phil Cummins, lain Dr. Irwan Meilano, lain juga dengan Dr. Nazli Ismail. Jika Prof. Phil Cummins mempresentasikan tentang penelitiannya di Cilacap Jawa, Dr. Irwan Meilano mempresentasikan tentang penelitiannya di selat sunda, maka Dr. Nazli Ismail mempresentasikan mengenai penelitiannya di Pantai Barat Utara Aceh. Beliau meneliti tentang sejarah gempa yang pernah terjadi di Aceh silam.

Lihat
Gallery Foto Workshop Seismology and Mathematical Geophysics